Selamat datang di Blog Kampung Media Wadu Nocu

Fase Pertama Dana Australia Dikerjakan

Selasa, 21 April 20150 komentar


KM. Wadu Nocu, - Fase pertama pekerjaan dana hibah sebanyak Rp 100 juta di 6 madrasah di Kabupaten Bima sudah selesai dikerjakan. Salah satunya di MTs Salahudin Woha. Anggaran block grant tersebut selesai dikerjakan pada awal April lalu dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp 20 juta.

Dana bantuan kemitraan dari Australia ini untuk percepatan akreditasi madrasah. Anggaran tahap satu itu dikerjakan untuk perbaikan kantor sekolah, pengadaan komputer dan wireless. Selain itu, pihak sekolah juga mengerjakan untuk pembangunan lapangan volly dan jalan masuk ke sekolah.

Kepala MTs Salahudin Woha, Nurfitriani SAg mengatakan, pihaknya sudah selesai merampungkan pekerjaan untuk fase pertama. Bahkan, saat ini pihak sekolah sudah selesai menyusun laporan pekerjaan.

"Dalam juknis, anggaran itu akan dicairkan sebanyak tiga kali hingga Desember 2015 mendatang. Untuk progres pertama sudah selesai kita kerjakan begitupun dengan laporannya juga juga sudah rampung," jelasnya.

Menurut dia, setelah laporan tersebut diserahkan ke kementerian Australia, anggaran untuk fase kedua akan dicairkan lagi. Namun, pihaknya masih menunggu 5 madrasah lain selesai mengerjakan laporan.

"Anggaran itu nggak akan cair jika 6 madrasah penerima bantuan belum menyerahkan laporan. Walaupun kita sudah selesai mengerjakan laporan, tapi kita juga harus menunggu laporan LPj 5 madrasah lain. Supaya anggarannya sama-sama dicairkan," terang Nurfitriani, Sabtu (18/4).

Menurut dia, bagi sekolah yang mendapatkan bantuan block grant akan dibina selama dua tahun. Untuk percepatan akreditasi, setiap mandrasah menerima bantuan dari Australia sebesar Rp100 juta.

Bantuan tersebut bisa digunakan untuk berbagai kegiatan bersifat fisik maupun non fisik. Termasuk, untuk pelatihan peningkatan mutu madrasah, peningkatan kualitas guru, diklat pengelolaan keuangan, diklat manajemen peningkatan SDM dan lain sebagainya.

"Sasarannya madrasah yang mendapatkan bantuan adalah madrasah yang belum terakreditasi," katanya.

Untuk progres tahap dua, pihaknya akan menggunakan untuk pekerjaan taman baca dan berbagai kebutuhan lain. Termasuk perbaikan ringan bangunan sekolah seperti rehab dan pengecatan.

"Itu baru perencanaan awal untuk progres pada fase kedua nanti. Anggaran itu akan kita kembangkan untuk pemenuhan kebutuhan sekolah agar mempercepat akreditasi," paparnya.

Dia menambahkan, percepatan akreditasi madrasah akan dilaksanakan dalam rentang waktu dua tahun. "Dana hibah dari Pemerintah Australia ini harus dipertanggung jawabkan secara akuntabel dan transparan," pungkasnya. (edo)
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Cara Gampang | Creating Website | Johny Template | Mas Templatea | Pusat Promosi
Copyright © 2011. Kampung Media Wadu Nocu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modify by CaraGampang.Com
Proudly powered by Blogger