| Kapolres Bima Kabupaten, AKBP IGPG Ekawana Prasta SIK |
Setelah melakukan Serah Terima Jabatan (Sertijab) dilingkungan Polda NTB, Polres Bima Kabupaten menggelar acara pisah sambut kapolres. Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolres Bima itu berlangsung pada Rabu (22/4) malam.
Kegiatan tersebut merupakan acara ramah tamah perkenalan pucuk pimpinan Polres Bima kepada masyarakat. Serta pelepasan kapolres lama yang sebelumnya dijabat oleh AKBP IGPG Ekawana Prasta SIK. Kini pengganti Ekawana diisi oleh AKBP Gatut Kurniadin SH SIK.
Pada kesempatan tersebut hadir Bupati Bima, Kapolres Bima Kota, Ketua Pengadilan, Kepala Kejaksaan dan anggota DPRD lingkup Kabupaten Bima.
Bupati Bima, Drs H Syafruddin HM Nur mengucapkan terima kasih atas bakti dan dedikasi Ekawana selama menjabat sebagai Kapolres Bima. Terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Bima, baik di daerah pedalaman maupun pesisir.
"Atas segala kewajiban dan tanggung jawab yang telah dilakukan oleh Pak Eka, kami sampaikan terima kasih. Semoga pengalaman yang diperoleh selama memimpin Bima dapat menjadi bekal tambahan, pada saat melakukan kerja di Polda NTB," ujarnya.
Sementara itu, kapolres lama, AKBP IGPG Ekawana Prasta SIK mengaku jika dirinya sangat mencintai Bima. Terlebih selama kurang lebih 2 tahun menjabat sebagai Kapolres Bima. Telah banyak kesan yang dia dapatkan sebagai sebuah perjalanan tugas dalam rangka mengabdikan diri pada bangsa dan negara.
Ekawana menyadari banyak persoalan yang terjadi selama dia menjabat sebagai kapolres. Bahkan hingga melepas jabatan Kapolres Bima, suasana daerah masih belum begitu kondusif.
"Selama menjadi kapolres, banyak yang saya hadapi, dan berakibat pada kondisi Bima yang tidak kondusif. Baik konflik warga maupun kasus kejahatan lain. Untuk itu saya meminta maaf atas ini," ucapnya saat menyampaikan kesan dan pesan kapolres lama.
Meski begitu, dia mengaku telah memberikan yang terbaik bagi daerah Bima. Khususnya kepada warga Talabiu yang awalnya anarkis, kini sudah banyak berubah. Seperti halnya, pembangunan dan perkembangan industri di desa itu melaju pesat dalam kurun waktu dua tahun terakhir.
"Talabiu yang dulu menolak polisi, sekarang sudah maju di bidang industri. Bima sangat indah, sangat disayangkan bila tidak bisa mengelolanya dengan baik. Karena letak geografis Bima sangat bagus dan memiliki sumber daya alam yang melimpah," jelasnya.
Menurut dia, daerah Bima sangat enerjik. Sehingga memaksanya untuk bekerja ekstra dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. "Saya bangga bertugas di sini dan menjadi bagian dari masyarakat Bima. Bima adalah second home saya, karena sudah memilik KTP di sini," ujarnya.
Dia berpesan agar masyarakat Bima bisa menjadi masyarakat yang taat hukum dan bisa bergandengan tangan dengan kapolres baru. Demi menuju Kabaupaten Bima yang indah, sejahtera dsn kondusif.
Sementara itu Kapolres Bima yang baru, AKBP Gatut Kurniadin SH SIK mengaku akan menjalankan tugas dan amanah yang diberikan oleh pimpinan kepada dirinya. Terutama dalam mengendalikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Terlebih lagi saat ini tengah terjadi konflik antar warga Kalampa-Dadibou. Serta Kabupaten Bima memasuki ajang Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung tahun ini.
"Tujuan kami tidak lain tidak bukan, adalah untuk mendukung pelaksanaan pembangunan di Bima dengan suasana kamtibmas yang kondusif. Hal ini butuh dukungan seluruh elemen masyarakat, agar kemudian membuat masyarakat mencapai kesejahteraan. Kami berharap agar masyarakat Bima bisa meberima saya di sini," tutupnya. (edo)

Posting Komentar